Kamis, 29 Januari 2015

Markus, Penginjil Pertama


Tepatkah menyebut Injil menurut Markus? Tidak salah, namun tidak pula sepenuhnya tepat. Anggapan kalau menyebut Injil Menurut Markus berarti penulisnya adalah Markus. Padahal tidak sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan, karena Injil tidak pernah menuliskan penyusunnya.
Kapan kemungkinan penulisan atau penyusunan Injil Markus? Injil Markus ditulis setelah kematian Petrus di Roma pada masa penganiayaan Nero, pada sekitar yahun 64-65 M. Penulisan Injil ini di Roma, menurut Klemens dari Aleksandria
Mengapa Markus sering disebut sebagai Penginjil pertama?
Karena kebanyakan isi dari Injil Mateus dan Injil Lukas ada dalam Injil Markus. Bisa saja Injil Markus yang menyingkat dari kedua Injil lainnya itu, namun alasannya jauh dari logis, kalau Mateus dan Lukas yang menambahkan beberapa bahan tulisannya sesuai dengan kebutuhan mereka berdua, dan sidang pembaca yang menjadi sasaran pewartaannya.
Bahasa Yunani Mateus dan Lukas lebih baik dan elegan dari pada tulisan Markus. Lebih logis menyebut kalau Markus lebih dahulu menulis dan Mateus dan Lukas memperbaiki tulisan yang dirasa tidak bagus dan pas. Lucu dan jelek sekiranya Markus yang mengambil sumber dari kedua Injil dan malah makin buruk berbahasanya.
Markus menggunakan varian sulit yang tidak terdapat dalam Mateus dan Lukas. Mateus dan Lukas telah menjembatani kesulitas-kesulitan pemahaman dengan penjelasan yang makin memudahkan penerimaan pembacanya.
Teologi Markus paling sederhana. dibandinkan Mateus yang menggunakan kata Yesus sebagai Tuhan sebanyak 50 kali, dan Lukas jauh lebih sering, Markus hanya menyebut Kurios enam kali.
Pembaca Markus, atau jemaat Markus, Jemaat Kristen Non Yahudi. Hal ini nampak dari penggunaan penjelasan mengenai tradisi Yahudi. Penjelasan demikian tentunya tidak diperlukan bagi orang Yahudi.
Gagasan Teologi Markus
Mesias, Yesus sejak awal oleh Markus sudah dinyatakan sebagai yang diurapi sebagaimana Mrk.1:11-15. Peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis dan suara yang menyatakan Yesus adalah “Anak-Ku”.
Rahasia Mesias, Yesus adalah Kristus, Anak Allah. Sejak awal Yesus tidak menunjukkan bahwa Dia Putera Allah, sering Dia menegur ketika ada yang hendak menyatakan siapa DIA.  Lihat. Mrk. 3:11-12; 1:43-44; 5:43; 7:36 dst.
Mesias yang Menderita, gambaran mesias yang ada dalam benak dan tradisi Yahudi ialah raja yang penuh kuasa. Yesus berbeda, Dia menampilkan dan menekankan bahwa Mesias itu Menderita, Anak Manusia yang bukan raja, dan bukan melawan penjajahan Romawi. Mesias adalah Manusia yang tersalib sebagai bagian dari rencana Allah bagi hidup-Nya. (Mrk.8:31;9:30-32 dst)
Anak Allah, pewartaan Markus juga menekankan Yesus Anak Allah. Sejak awal kitabnya Markus sudah menunjukkan kemanusiaan dan Keallahan Yesus melalui peristiwa pembaptisan. Slain itu juga nampak dalam Mrk. 3:11; 5:7 dst.

Struktur Injil Markus
A.      Introduksi (1:1-1:15
B.      Pelayanan Di Galilea (1:16-8:26)
C.      Perjalanan Ke Yudea (8:31-10:52)
D.      Pelayanan Di Yudea ( 11:1-14)
E.       Sengsara dan Kebangkitan (14:12-16)

Injil Markus dalam Liturgi
Selama berabad-abad, bacaan Misa hanya Mateus dan Lukas, sesudah Konsili Vatikan II lah dengan pembaharuan Liturgi Markus masuk dalam bacaan Ekaristi  hari Minggu.Injil Markus oleh Gereja diperdengarkan dala, lingkaran tahun Liturgi untuk tahun B.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar