Jumat, 06 Februari 2015

Kitab Bilangan


Orang Yahudi memberikan nama sesuai dengan kata pertamanya, yang di Indonesiakan, “Dia berkata di padang gurun”. Dalam Bahasa Yunani dikenal dengan nama Numeri yang diikuti dalam Bahasa Latin dan hingga Bahasa Indonesia mengenalnya dengan Bilangan.
Penulis:
Ada anggapan penulis atau penyusun Kitab ini, ialah Musa. Banyak argumen dan disukusi mengenai siapa penulisnya, namun adanya satu kesepakatan asal dari isi Bilangan berasal dari tradisi masa purba atau zaman Musa.
Isi:
·         Sejarah yang dicatat sepanjang 38 tahun, yaitu tahun 2-40 sesudah keluar dari Mesir
·         Peraturan dan hukum, orang Israel memang tidak membedakan hukum upacara agamawi, moral, yuridis, dan sosial sebagaimana hari ini.
·         Musa memiliki peran yang dominan. Dengan segala dinamika, kelemahan dan kekuatannya membimbing bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir
Pesan:
·         Allah tidak pernah berubah dalam kesetiaan-Nya
·         Kekudusan Allah memegang peran penting
·         Ketentuan sangat terperinci dan mendetai, Allah menjalankan kekuasaan atas segalanya dengan hal-hal yang kecil juga
·         Sesaat sebelum masuk tanah terjanji, mereka menyerah dan menyembah dewa-dewa. Tuhan menunjukkan diri bukan hanya Tuhan di padang gurun.
Kristologi Bilangan:
Allah yang setia pada perjanjian-Nya


Sumber: Ensiklopedi Alkitab Masa Kini A-L

Tidak ada komentar:

Posting Komentar