Gereja Katolik mengenal kebiasaan yang bernama Ziarah,
ziarah rohani yang kebanyakan berkaitan dengan Maria. Apakah kegiatan itu
berupa penyembahan? Bukan. Menyembah itu berkaitan dengan merendahkan diri dan
mengakui kekuasaan Allah yang mutlak atas segala makhluk.
Maria, sebagai pribadi yang sering kita jadikan obyek
ziarah, juga ciptaan seperti kita. Ia bunda kita sehingga kita harus
menghormatinya, bukan menyembah. (Youcat no, 144)
Tujuan Ziarah: Perziarahan merupakan suatu peristiwa,
sebagai berdoa dengan kakinya dan mengalam dengan semua inderanya, bahwa
seluruh hidupnya merupakan suatu perjalanan panjang kepada Allah.
Peringatan: hati-hati pemahaman yang kurang tepat bahwa
peziarahan sebagai pembenaran diri di hadapan Allah dengan menyiksa diri dan
menghukum diri sendiri.
Masa kini, ziarah sebagai sarana dalam mencari kedamaian dan
kesegaran dari tempat suci yang mereka datangi. Sebuah jalan keluar dari
rutinitas sehari-hari, menyingkirkan beberapa batu kerikil, dan bergerak menuju
Tuhan (Youcat, hak 276).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar