Minggu, 27 Juli 2014

Materi Pembinaan Pendidikan Seksualitas I

“Pendidikan Seksualitas Belajar dari Alam”[1]
1.    Tema                       : Pendidikan Seksualitas Belajar dari Alam
2.    Tujuan                    : Umat beriman dapat mengajar pendidikan seksualitas pada anak dengan lebih mudah menggunaan bantuan alam sekitar.
3.    Gagasan Dasar       :
Pembicaraan mengenai seksualitas terutama kehamilan dengan anak, memerlukan ketrampilan dan cara khusus yang menarik bagi anak namun tidak boleh juga vulgar sehingga membuat anak menjadi ketakutan dan trauma. Pengajaran seksualitas perlu menarik anak sehingga anak tertarik dan nyaman dengan pembicaraan tersebut.
Berbicara kehamilan dapat dianalogikan dengan kejadian alami yang ada di sekitar rumah. Anak dapat diajak untuk melihat taman dengan kupu-kupu yang beterbangan, beruntung kalau ada ayam, anjing atau kucing yang sedang bereproduksi, itu semua dapat dijadikan sebagai alat atau media pengajaran dan pembicaraan dengan anak.
Pembicaraan ini penting agar anak tidak lari ke luar rumah dan bertanya dengan orang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan isinya. Anak ketika diajak bicara di dalam rumah, akan selalu mempercayakan persoalan yang di hadapinya dengan orangtua, dengan demikian mengurangi risiko pelajaran yang tidak diketahui kebenarannya yang ada di luar rumah.
Metode yang dipakai pada materi ini adalah menggunakan power point gambar reproduksi hewan, yaitu ayam dan anjing. Dengan demikian membantu orangtua yang mengalami kesulitan ketika ditanya anak mengenai kehamilan.
4.    Langkah-Langkah  :
a.    Pembuka:
1)        Lagu Pembuka        Alangkah Megah Karya  Tuhanku MB 471
2)        Tanda Salib, Salam
3)        Pengantar
Ibu Bapak yang terkasih, malam ini kita akan membahas mengenai “Pendidikan Seksualitas Belajar dari Alam” terutama mengenai kehamilan.
Pertanyaan anak yang paling sering ditanyakan adalah dari mana adik berasal ketika melihat kehamilan. Orangtua juga lebih banyak yang bingung daripada yang dapat menjelaskan bagaimana dan dari mana adik itu berasal.
Ibu Bapak yang terkasih kita pada kesempatan ini akan belajar bersama mengenai bagaimana seharusnya bersikap ketika berhadapan dengan hal tersebut.
4)        Doa Pembuka
Allah Sang Pencipta, sungguh agung dan luhurlah Engkau dengan seluruh ciptaan-Mu. Betapa banyak ciptaan-Mu dan tidak ada satupun yang sama. Syukur atas pengalaman ini ya Tuhan, bukalah hati kami untuk selalu bersyukur dan belajar untuk bersyukur. Ajarlah pula kami belajar dari alam sehingga kami dapat menggunakan ciptaan-Mu kembali memuliakan Dikau. Mampukan kami menggunakan semuanya demi kebahagiaan kami. Demi Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin
b.    Menggali Pengalaman Manusiawi dibantu dengan pertanyaan  sebagai bahan sharing dan diskusi.
1)             Ketika menghadapi pertanyaan mengenai kehamilan, bagaimana Anda menjawab?
2)             Mudah tidak untuk menjawab ketika menerima pertanyaan tersebut?
3)             Anda merasa bahwa jawaban dan cara Anda menjawab dan juga isinya sudah bijaksana atau belum?
c.    Pendalaman materi  dengan beberapa pokok bahasan sebagai berikut
1)        Memang tidak mudah menjawab pertanyaan tersebut, biasanya orangtua juga tidak siap, karena tiba-tiba menerima pertanyaan tersebut
2)        Paling penting jangan membentak anak untuk diam atau dikatakan saru atau tidak boleh
3)        Pertanyaan tersebut wajar, sebagai bentuk keingintahuan anak yang tinggi, tidak berkaitan dengan yang lain-lannya.
4)        Orangtua perlu bijaksana melihat hal tersebut juga menyikapinya, kalau tidak dapat menjawab lebih baik katakan terus terang dan orangtua menyempatkan diri untuk bertanya pada orang yang dapat menjelaskan dengan baik.
5)        Menjawab sesuai dengan keinginan dan bahasa anak.

d.   Pengalaman Kitab Suci dan ditunjang dengan power point  mengenai kehamilan.
1)        Kej. 1. 26-31
2)        Melihat slide presentasi power point “Belajar dari Alam”
3)        Pertanyaan sharing untuk pendalaman materi:
a)             Apakah jawaban saya sudah bijaksana ketika menjawab pertanyaan anak mengenai kehamilan?
b)             Bagaimana ciptaan Allah harus kita gunakan?
c)             Setelah melihat film tersebut, bagaimana kira-kira kalau menghadapi pertanyaan anak?
e.    Peneguhan
1)        Beberapa pokok bahasan sebagai peneguhan
·                Berbicara mengenai kehamilan kita dapat mencontohkan tumbuhan dan hewan yang ada di sekitar kita
·                Allah menciptakan dunia dan isinya semua untuk manusia, maka dapat juga sebagai sarana mengajar
·                Suasana keterbukaan membantu anak terbuka kepada orangtua dalam banyak hal
·                Orangtua harus pandai menciptakan suasana dan keadaan sehingga anak-anak mempercayakan semuanya kepada orangtua
2)             Doa umat peserta diminta untuk mengungkapkan doa spontan yang ditutup dengan doa Bapa Kami
3)        Bapa Kami
f.     Penutup
1)        Doa Penutup
Bapa Yang Baik terimakasih dan syukur kami atas ciptaan-Mu bagi kami. Syukur pula bahwa kami dapat berkumpul dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan kami dan anak-anak kami. Bantulah kami, kuatkan kami dalam menghadapi segala kesulitan kami selalu berpaling kepada-Mu demi Kritus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin
2)        Berkat, Tanda Salib, Perutusan
3)        Lagu Penutup  TINGKATKAN KARYA SERTA KARSA MB. 533




[1] Wuryani, Esti, Menjawab Pertanyaan Anak tentang Seks, Grasindo, Jakarta, 2004, hal. 40

Tidak ada komentar:

Posting Komentar