“Pendidikan
Seksualitas Belajar dari Alam”[1]
1. Tema : Pendidikan Seksualitas
Belajar dari Alam
2. Tujuan : Umat beriman dapat
mengajar pendidikan seksualitas pada anak dengan lebih mudah menggunaan bantuan
alam sekitar.
3. Gagasan
Dasar :
Pembicaraan
mengenai seksualitas terutama kehamilan dengan anak, memerlukan ketrampilan dan
cara khusus yang menarik bagi anak namun tidak boleh juga vulgar sehingga
membuat anak menjadi ketakutan dan trauma. Pengajaran seksualitas perlu menarik
anak sehingga anak tertarik dan nyaman dengan pembicaraan tersebut.
Berbicara
kehamilan dapat dianalogikan dengan kejadian alami yang ada di sekitar rumah.
Anak dapat diajak untuk melihat taman dengan kupu-kupu yang beterbangan,
beruntung kalau ada ayam, anjing atau kucing yang sedang bereproduksi, itu
semua dapat dijadikan sebagai alat atau media pengajaran dan pembicaraan dengan
anak.
Pembicaraan
ini penting agar anak tidak lari ke luar rumah dan bertanya dengan orang yang
tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan isinya. Anak ketika diajak
bicara di dalam rumah, akan selalu mempercayakan persoalan yang di hadapinya
dengan orangtua, dengan demikian mengurangi risiko pelajaran yang tidak
diketahui kebenarannya yang ada di luar rumah.
Metode
yang dipakai pada materi ini adalah menggunakan power point gambar reproduksi hewan, yaitu ayam dan anjing. Dengan
demikian membantu orangtua yang mengalami kesulitan ketika ditanya anak
mengenai kehamilan.
4. Langkah-Langkah :
a. Pembuka:
1)
Lagu
Pembuka Alangkah Megah Karya
Tuhanku MB 471
2)
Tanda Salib,
Salam
3)
Pengantar
Ibu
Bapak yang terkasih, malam ini kita akan membahas mengenai “Pendidikan
Seksualitas Belajar dari Alam” terutama mengenai kehamilan.
Pertanyaan
anak yang paling sering ditanyakan adalah dari mana adik berasal ketika melihat
kehamilan. Orangtua juga lebih banyak yang bingung daripada yang dapat
menjelaskan bagaimana dan dari mana adik itu berasal.
Ibu
Bapak yang terkasih kita pada kesempatan ini akan belajar bersama mengenai
bagaimana seharusnya bersikap ketika berhadapan dengan hal tersebut.
4)
Doa Pembuka
Allah
Sang Pencipta, sungguh agung dan luhurlah Engkau dengan seluruh ciptaan-Mu.
Betapa banyak ciptaan-Mu dan tidak ada satupun yang sama. Syukur atas
pengalaman ini ya Tuhan, bukalah hati kami untuk selalu bersyukur dan belajar
untuk bersyukur. Ajarlah pula kami belajar dari alam sehingga kami dapat
menggunakan ciptaan-Mu kembali memuliakan Dikau. Mampukan kami menggunakan
semuanya demi kebahagiaan kami. Demi Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin
b. Menggali
Pengalaman Manusiawi dibantu dengan
pertanyaan sebagai bahan sharing dan
diskusi.
1)
Ketika
menghadapi pertanyaan mengenai kehamilan, bagaimana Anda menjawab?
2)
Mudah tidak
untuk menjawab ketika menerima pertanyaan tersebut?
3)
Anda merasa
bahwa jawaban dan cara Anda menjawab dan juga isinya sudah bijaksana atau
belum?
c. Pendalaman
materi dengan beberapa pokok bahasan sebagai berikut
1)
Memang tidak
mudah menjawab pertanyaan tersebut, biasanya orangtua juga tidak siap, karena
tiba-tiba menerima pertanyaan tersebut
2)
Paling penting
jangan membentak anak untuk diam atau dikatakan saru atau tidak boleh
3)
Pertanyaan
tersebut wajar, sebagai bentuk keingintahuan anak yang tinggi, tidak berkaitan
dengan yang lain-lannya.
4)
Orangtua perlu
bijaksana melihat hal tersebut juga menyikapinya, kalau tidak dapat menjawab
lebih baik katakan terus terang dan orangtua menyempatkan diri untuk bertanya
pada orang yang dapat menjelaskan dengan baik.
5)
Menjawab
sesuai dengan keinginan dan bahasa anak.
d. Pengalaman
Kitab Suci dan ditunjang dengan power
point mengenai kehamilan.
1)
Kej. 1. 26-31
2)
Melihat slide
presentasi power point “Belajar dari
Alam”
3)
Pertanyaan
sharing untuk pendalaman materi:
a)
Apakah jawaban
saya sudah bijaksana ketika menjawab pertanyaan anak mengenai kehamilan?
b)
Bagaimana
ciptaan Allah harus kita gunakan?
c)
Setelah
melihat film tersebut, bagaimana kira-kira kalau menghadapi pertanyaan anak?
e. Peneguhan
1)
Beberapa pokok
bahasan sebagai peneguhan
·
Berbicara
mengenai kehamilan kita dapat mencontohkan tumbuhan dan hewan yang ada di
sekitar kita
·
Allah
menciptakan dunia dan isinya semua untuk manusia, maka dapat juga sebagai
sarana mengajar
·
Suasana
keterbukaan membantu anak terbuka kepada orangtua dalam banyak hal
·
Orangtua harus
pandai menciptakan suasana dan keadaan sehingga anak-anak mempercayakan
semuanya kepada orangtua
2)
Doa umat peserta diminta untuk mengungkapkan doa
spontan yang ditutup dengan doa Bapa Kami
3)
Bapa Kami
f. Penutup
1)
Doa Penutup
Bapa
Yang Baik terimakasih dan syukur kami atas ciptaan-Mu bagi kami. Syukur pula
bahwa kami dapat berkumpul dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan kami dan
anak-anak kami. Bantulah kami, kuatkan kami dalam menghadapi segala kesulitan
kami selalu berpaling kepada-Mu demi Kritus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin
2)
Berkat, Tanda
Salib, Perutusan
3)
Lagu
Penutup TINGKATKAN KARYA SERTA KARSA MB.
533
Tidak ada komentar:
Posting Komentar