Minggu, 27 Juli 2014

Materi Pembinaan Pendidikan Seksualitas III

Seksualiatas
1.      Tema               :  Seksualitas
2.      Tujuan               : Umat beriman memahami bahwa seksualitas manusia merupakan ciri khas yang menunjukkan kepriaan dan keperempuanan seseorang
3.      Gagasan Dasar:
Pembicaraan mengenai seks dan seksualitas terutama dengan anak-anak sering disalah mengerti dan tidak jarang diakhiri dengan hardikan saru atau tabu. Apakah demikian adanya?
Sebenarnya yang terjadi adalah orangtua tidak mampu menjelaskan kepada anak, dan jawaban paling mudah adalah saru atau tabu tadi. Mengapa orangtua tidak mampu? Banyak sebab, dapat disebutkan, orangtua yang dulunya juga tidak mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya, pendidikan atau ajaran agama yang menganggap seksualitas adalah buruk, jorok, tidak perlu dibicarakan, dan yang negatif-negatif.
Gereja mengajarkan bahwa pendidikan seksualitas merupakan pendidikan yang penting, sebagaimana diungkapkan  oleh Paus Yohanes Paulus II menghendaki bahwa anak-anak perlu dibekali dengan pendidikan kesusilaan (seksualitas) dengan penuh keterusterangan namun tidak boleh merusak usia kepolosan anak-anak (Bdk F.C 37).
Konsili Vatikan II menyatakan bahwa dengan menggunakan kemajuan ilmu dan teknologi seperti pedagogi, psikologi, didaktik, penting anak-anak muda diberi pendidikan seksualitas demi kemajuan dan perkembangan secara positif keseluruhan dirinya (Bdk. G.E 1).
Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes dalam “Martabat Perkawinan dan Keluarga”  menyinggung mengenai pentingnya pendidikan seksualitas bagi kaum muda dengan menekankan bahwa pendidikan seksualitas hendaknya menjadi  usaha pendidikan ke arah kemurnian
4.      Langkah-Langkah Katekese
a.         Pembukaan
1)   Lagu Pembuka
Lagu Tanjung Perak Tepi Laut  dengan penekanan pada bagian bawah perut
2)   Tanda Salib dan Salam
3)   Doa Pembuka
Allah Mahacinta, syukur kami haturkan atas kesempatan yang Kau limpahkan kepada kami sehingga malam ini, kami dapat berkumpul untuk mengenali diri kami. Kami sebagai manusia juga tersusun dari seksualitas kami. Bantulah kami sehingga dapat mengungkapkan diri kami dengan penuh keterbukaan dan kebersamaan dan jauhkan kami dari pembicaraan yang merendahkan diri kami dengan pembicaraan jorok dan menjurus ke arah  pornografi semata. Demi Kristus Tuhan kami yang berkuasa bersama dengan Dikau kini dan sepanjang masa. Amin
4)   Pengantar
Saudara- Saudari terkasih pada kesempatan ini, kita akan mempelajari mengenai seksualitas. Seksualitas itu cenderung jatuh pada dua hal eksterm yang bertolak belakang. Satu sisi membicarakan seksualitas dengan rendah, yaitu membicarakan seksualitas dengan murahan dan sembarang. Pihak ini membicarakan seksualitas sebagai bahan olok-olokan semata, atau umpatan, sesuatu yang tidak bernilai. Pihak lain menempatkan seksualitas terpisah dengan diri manusia. Kelompok ini sama sekali tidak mau membicarakan seksualitas dengan alasan tabu, saru. Kesempatan ini kita akan membicarakan hal tersebut dalam kerangka pendidikan dan katekese.
b.         Menggali Pengalaman Manusiawi mengenai Seksualitas
1)        Melihat Film dengan Judul “Sexuality”
2)        Mendalami film dengan berdiskusi dengan beberapa pertanyaan sebagai berikut:
·           Apa yang Anda pelajari dalam film tersebut?
·           Apakah itu seksualitas?
·           Apa kaitannya dengan hidup kita?

c.         Peneguhan dengan pokok materi sebagai berikut:
·           Seks yaitu jenis kelamin
·           Seksualitas merupakan keseluruhan yang membedakan kita sebagai laki-laki dan perempuan
·           Manusia seutuhnya berarti terdiri atas seksualitasnya juga
·           Laki-laki dan perempuan mengada karena seksualitasnya
d.        Membaca Kitab Suci
1)        Kej. 1: 26-31a
1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." 1:29 Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. 1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”
2)        Pendalaman bacaan dengan bantuan pertanyaan sebagai berikut:
a)    Bagaimana Allah menciptakan manusia?
b)   Apa tugas manusia di dunia ini?
c)    Apakah kaitan penciptaan dengan tema kita kali ini?
e.         Peneguhan dari pemandu
1)        Pemandu memberikan peneguhan dengan pokok-pokok pemikiran sebagai berikut:
·           Allah menciptakan manusia dengan penuh perencanaan maka terjadi pada hari terakhir
·           Manusia ditugaskan untuk menguasi bumi dengan segala isinya
·           Manusia diciptakan sebagai Citra Allah
·           Citra atau gambar Allah berarti manusia merupakan gambaran Allah yang kelihatan
·           Manusia diciptakan sebagai baik adanya termasuk seksualitasnya. Oleh karena itu tidak ada yang jelek dan buruk terkasuk seksualitas.
2)        Peresapan sabda dan peneguhan dalam doa umat
3)        Doa umat dipuncaki dengan doa Bapa Kami
f.          Penutup
1)            Doa Penutup
Bapa Mahacinta syukur pada-Mu pada malam ini kami dapat berkumpul sebagai satu saudara satu keluarga selaku makhluk ciptaan-Mu citra-Mu yang luhur. Bantulah dlam hidup kami agar dapat menjalankan perutusan_mu di dunia ini dengan utuh sebagai pribadi ciptaan-Mu. Kami akan pulang lindungilah perjalanan kami hingga tidak kurang suatu apa dalam perjalanan kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin
2)            Berkat dan Tanda Salib
3)            Lagu Penutup

HARI INI KURASA BAHAGIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar