Badan
yang sehat dapat dilihat dari kulit. Kulit yang cerah, tidak keriput, tidak
kusam, tidak banyak noda, tentu dapat dinyatakan sebagai salah satu ciri badan yang
sehat. Masih banyak lagi ciri badan yang sehat lainnya, seperti tidak mengidap penyakit,
semua organ tubuh dapat bekerja dengan semestinya. Parameter dan pusat
kesehatan tubuh jelas dan banyak di sekitar kita.
Bangsa
yang sehat salah satunya dapat dilihat dari cara warga negaranya berbahasa. Contoh
paling konkrit adalah bahasa reporter televisi. Televisi memegang peran penting
bagi pemberian contoh berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal-hal kecil dan
tidak disadari, karena sudah terbiasa berbahasa dengan asal-asalan, dipakai pembawa
berita dan acara televisi. Kalau itu siaran langsung dan tidak ada narasi
terlebih dahulu masih bisa dimaklumi. Aneh dan menunjukkan pemakaian bahasa
dengan tidak baik, dapat dilihat dari penggunaan kata dalam laporannya. Induk hewan
dikatakan sebagai orang tua, contoh,” Orangtua gajah yang melahirkan berusia 20
tahun....” ini memberitakan gajah atau jenis makhluk hidup baru? Contoh lain, “Hewan
yang meninggal, merupakan....” memang tidak salah, mati, tewas, meninggal,
wafat, mangkat artinya sama sebagai tidak bernyawa, namun pemilihan kata
berkaitan dengan rasa berbahasa.
Kebanggaan
berbahasa secara baik dan benar memang sudah jauh dari harapan. Banyak
menyisipkan kata bahasa asing, dalam percakapan atau bahasa tulis, pemilihan
kata yang tidak tepat, penggunaan kata tidak baku, merupakan komunikasi sehari-hari yang semakin
menggejala di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar