Minggu, 02 Februari 2014

BUDAYA RAMAH TAMAH DAN ADILUHUNG ITU KE MANA?

BUDAYA RAMAH TAMAH DAN ADILUHUNG ITU KE MANA?

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh keramahan dan beradab tinggi, itu yang selalu didengungkan dan diajarkan di bangku-bangku sekolah. Keramahan dan adiluhung akan dapat disaksikan dari gaya bahasa dan tingkah laku sehari-hari satu sama lain. Perjumpaan dan dialog yang penuh kehangatan, keterbukaan, dan keakraban, meski tidak kenal sekalipun.
Kenyataan yang terjadi saat ini, menjadi keprihatinan bersama, bagaimana rasa saling curiga, penuh kebenciaan, sikap memusuhi, dan menjelek-jelekan orang atau pihak lain menjadi budaya yang sedang naik daun. Banyak bukti yang memprihatinkan. Tengok saja komentar dalam suatu berita atau artikel di dalam dunia online. Bagaimana keras dan kasarnya, seperti orang yang tidak berpendidikan dalam komentar. Cuma komentar. Persoalan yang dikomentari pun kadang-kandang sangat tidak penting dan menyentuh sama sekali dengan kepribadian kita, lihat saja ratusan komen atas pertandingan el-classico. Kontribusi apa coba dari pertandingan tersebut bagi hidup kita, namun hujatan, umpatan, dan kata-kata kasar yang pro dan kontra itu sangat memprihatinkan. Kebun binatang, bahasa-bahasa sarkastis, semua ditumpahkan. Buat apa coba?
Agak sedikit berkaitan dengan kehidupan kita, sebagai contoh perdebatan, hujatan, umpatan antara yang pro dengan Pak Beye dan yang kontra, atau pro dan kontra  dengan Pak Jokowi. Saling hujat saling umpat dalam komen untuk artikel atau berita kedua tokoh tersebut. Tilik saja berita atau artikel yang memuat keduanya dan ada kesempatan komen pasti dalam waktu singkat kedua kubu pendukung akan menunjukkan betapa keramahan dan budaya adiluhung itu jauh dari sana.

Saling hujat, saling caci, saling menggumbar kata-kata kotor, kasar, dan jarang ada kebaikan terungkap. Bangsa ini perlu mengedepankan banyak hal positif, salah satunya adalah berbahasa positif dalam banyak hal. Mari kita mulai, dari hal yang kecil, untuk dan dari diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar