Jujur Itu Hebat????????????
Kamus
Besar Bahasa Indonesia, mendefinisikan Jujur sebagai, lurus hati, tidak berbuat
curang, tidak berbohong, tulus, iklas. Berarti bahwa sudah semestinya jujur,
lurus hati, tulus, iklas itu bukan hal
yang di luar diri, yang luar biasa, namun alamiah, sudah seharusnya,
semestinya, dan bukan perjuangan yang luar biasa, karena sudah melekat dan ada
di dalam diri insani.
Bagaimana
hal yang adiluhung tersebut malah
menjadi barang mahal, langka, dan luar biasa. Lihat, iklan menyajikan kejujuran
itu sebagai wani piro? Iklan yang
menggelitik sebenarnya, bahwa kejujuran dapat ditukar dengan uang. Jujur dapat
dibeli, kalau ketahuan akan dijawab dengan sudah sesuai prosedur. Meski prosedur
tersebut merugikan pihak lain. Nuansa lurus hati dan tulus tidak ada karena
prosedur tersebut menjadikan yang bengkok hatinya, yang tidak tulus, dapat
menjadi seolah-olah jujur.
Jargon
aneh juga, JUJUR HEBAT. Tuhan
menciptakan manusia baik adanya, bahkan seluruh ciptaan adalah baik adanya. Kejujuran
berarti menjadi bagian tak terpisahkan dalam diri manusia. Dosa menjadikan
manusia terputus kesatuan cintanya dengan Sang Khalik. Hal ini membuat manusia
jatuh ke dalam jurang maut dosa. Salah satunya adalah JUJUR. Jujur menjauh dari manusia. Hebat berarti sangat luar biasa.
Sudah sedemikian buruknya kah jujur itu luar biasa?
Perlu
revisi berfikir, bertindak, dan berbuat bangsa ini, sehingga bukan justru
mendoakan yang buruk. Jujur itu wajar, jujur itu biasa? Mengapa justru seperti
nun jauh di luar planet yang harus dimiliki anak negeri ini? Masih banyak orang tulus, orang lurus hati,
yang perlu digaungkan, sehingga meniup aura gelap yang seperti justru dipanggil
dan diciptakan. Kegelapan bukan perlu terang, bukan membesarkan kegelapan itu
sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar