KESETIAAN ALA OPERATOR TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA
Operator-operator di Indonesia
memberikan iming-iming hadiah yang luar biasa kepada pembeli baru. Pelaku
bisnis telekomunikasi memberikan kata pelanggan untuk pembelinya. Para ABG membeli nomer habis bonus dibuang
dan membeli kartu baru, menjadi dua pelanggan bagi operator. Pelanggan orang yang membeli
(menggunakan dsb) barang (surat kabar dsb) secara tetap. Kamus Besar Bahasa
Inonesia memberikan definisi ada syarat tetap dalam kata pelanggan. Operator mungkin mau mengikat pembeli atau
konsumen sebagai pelanggan.
Kesetiaan mengadaikan lama dan selalu
sama. Seperti di dalam perkawinan, suami dan istri yang satu dan tidak
berganti-ganti adalah suami atau istri yang setia. Kalau kesetiaan itu teruji
layak mendapatkan hadiah atau reward. Akan
didapat kalau kesetiaan yang nyata dan terbukti. Bukti nyata itu adalah waktu
yang bisa membuktikan. Layak atau tidak mendapat hadiah.
Fenomena yang aneh dan berbeda adalah
di Indonesia oleh para operator, tidak ada hadiah, reward bagi pelanggan.
Pemakai lama tidak pernah ada hadiah, bonus, bahkan kadang kenaikan tarif untuk
mendapatkan bonus berubah-ubah tanpa pemberitahuan. Untuk pembeli baru justru
bonus itu selalu baru, banyak, dan menjanjikan.
Beaya murah, banyak bonus, banyak
pilihan dan fasilitas justru untuk pembeli baru. Pelanggan lama selalu saja
sama, mahal, bonus jarang-jarang.
Menjadi tidak aneh kalau banyak orang
mencari pasangan muda dan lebih dimanja, karena ada contoh yang nyata seperti
operator telekomunikasi. Kesetiaan macam apakah yang kita hidupi, sepeerti operator telekomunikasi atau
kesetiaan konvensional?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar