Senin, 12 Mei 2014

Aktivitas Seksual Remaja dan Berkendara

Aktivitas Seksual Remaja Samadengan Cara Mereka Berkendara

Aktivitas seksual berarti apapun yang dilakukan berkaitan dengan seksualitas anak remaja. Aktivitas ini terutama,  tindak seksual.  Paling umum dilakukan adalah pendekatan kepada lawan jenis, masturbasi, pacaran, dan yang seharusnya belum dilakukan namun sudah banyak terjadi hubungan badan. Remaja merupakan usia yang eksploratif dalam segala hal, terutama berkaitan dengan kehidupan seksualnya.  Sebenarnya hal ini adalah alamiah dan wajar, kalau tidak justru tidak wajar. Mengapa terjadi fenomena yang memiriskan hati, menyaksikan photo-photo di FB, Twitter, Pinterest, ataupun media sosial lainnya? Remaja kebingungan mencari pegangan, dan melakukan aktivitas yang dia sendiri tidak tahu risikonya.
Kita tegok bersama remaja yang mengendarai kendaraan roda dua, ataupun empat. Mereka sebenarnya belum memperoleh hak untuk mengemudi, karena mereka secara fisik belum bisa mengendalikan kendaraan tersebut secara penuh. Secara psikologis mereka masih labil dan emosional ketika menghadapi persoalan di jalan raya. Mengapa mereka mengendarai kendaraan di jalan raya? Karena mereka tidak tahu risiko yang akan di hadapi ketika berhadapan dengan situasi yang tidak normal. Meskipun fisik sudah mempu mengendalikan kendaraan dalam beberapa hal masih saja ada yang belum mampu mereka tanggung kalau di luar kebiasaan terjadi.

Tidak jauh berbeda dengan aktivitas seksual, remaja sebenarnyalah baru sebatas mencoba-coba apakah “onderdil”-nya bisa digunakan dan dipakai dengan semestinya, belum akan menjadi ‘aplikasi’ akan peralatannya tersebut. Pengetahuan yang melimpah melalui media saat ini belum dikelola dengan bijaksana, apalagi kebanyakan orang tua lebih banyak yang belum melek media dibandingkan generasi muda anak-anak mereka. Ketimpangan ini, menjadikan anak maju sendirian tanpa ada pendampingan yang semestinya. Orang tua sudah makin sulit mengikuti alur pergerakan media. Guru sebagai pendidik, pun tidak jauh berbeda. Menerangkan mengenai seksualitas pun masih banyak yang gagap dan tidak siap dengan banyak alasan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar