Senin, 05 Mei 2014

Kog aku dicurigai tidak jujur to????

Pertanyaan yang menyentak dan mengagetkan, saat kemenakan yang baru pulang dari ujian nasional tingkat SMP mengajukannya, “Om, mosok, aku dicurigai sebegitunya oleh negaraku?”
 Sambil mengerutkan kening, “memang kenapa?” tanyaku.
“Lha dilembar jawab itu harus ditulis, saya mengerjakan ini dengan jujur dan ditandatangani. Itu kan berarti aku dicurigai kalau aku tidak jujur dan biar jujur membuat pernyataan tersebut.”
Lembaran aneh, entah apa maksudnya pernyataan tersebut. Kalau hendak mengajak anak untuk dapat dipercaya, berikanlah kepercayaan kepada anak, dan berikanlah keteladanan dalam kehidupan mereka. Bagaimana anak malah dikejar-kejar untuk berperilaku jujur, dalam lembar jawab ujiannya, sedang dalam keseharian mereka menyaksikan aneka ragam ketidakjujuran dan macam-macam tindak curang yang bejibun.
Ribuan peserta ujian, bertahun pernyataan itu ada, bahkan saya juga pernah membaca hal itu, sama sekali tidak menjadi bagian pemikiran saya. Anak ini memiliki kepekaan akan hal-hal yang kecil, bahkan bagi banyak orang sama sekali tidak dipedulikan, acuh tak acuh saja saat menuliskan dengan menjiplak di atasnya dan menandatangani itu, namun keluguan keremajaannya melegakan masih ada yang mau peduli dengan kebijakan negara yang tidak bijak sama sekali seperti itu. Pastinya saat mengerjakan dia sudah kepikiran, kog aku dicurigai tidak jujur to????
Ribuan pula yang menuliskannya dan setelah itu membuka bocoran, atau semalam sudah mengemas contekan itu agar aman. Tulisan dan pernyataan yang membuang-buang energi karena tidak menyentuh hati dan menggerakan nuraninya untuk berbuat jujur bukan semata menuliskannya dan malah mengingkarinya sendiri.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar