Kamis, 08 Mei 2014

Orientasi Seksual Menyimpang, Ada Apa?


Setiap manusia bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tahap-tahap yang  ada dalam siklus hidupnya. Anak berkembang secara fisik, biologis, dan psikoseksualnya. Masa pubertas menjadi pusat pendampingan dan perhatian banyak pihak, karena menunjukkan perubahan yang jelas dan sangat signifikan bagi tumbuh kembang anak menuju kedewasaan.
Tidak kalah penting pendampingan pra pubertas yang sebenarnya benar-benar membantu anak menemukan orientasi seksualnya. Bagaimana orang memiliki orientasi seksual yang menyimpang seperti yang saat-saat ini menghebohkan masyarakat. Anak-anak yang mengalami pra pubertas perlu pendampingan yang baik untuk mengarahkan orientasinya secara benar dan tepat. Orientasi yang tepat berarti orientasi yang komplementer yaitu melengkapi satu sama lain, laki-laki dan perempuan, dan bukan laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dan perempuan.
Perkembangan sekseualitas pra pubertas anak perempuan memiliki idola seseorang atau tokoh yang ada di sekitar lingkungannya. Pribadinya yang membuatnya nyaman, tenang, senang, dan melindungi. Sedikit berbeda pada anak laki-laki yang mengidolakan orang, pribadi, atau tokoh yang mempesona yang berasal dari dunia luar yang tidak berasal dari lingkungan keluarganya. Keterpesonaan anak laki-laki biasanya memiliki sifat kepahlawanan dan membanggakan dirinya.
Saat anak memiliki gambaran yang demikian tersebut, keteladanan dan pola atau patron yang ada sudah selayaknya adalah ideal diri minimal bukan hal yang buruk. Tontonan, sikap dan sifat yang ada di sekitar saat ini sudah jauh dari ideal bagi anak. Kekerasan, keculasan, kekejian, kebiadaban, dan ketidakadilan menjadi menu sarapan dan makanan anak sehari-hari. Kebenaran yang hakiki tidak diketemukan lagi, karena kebenaran berpusat pada kekuasaan dan uang.

Kegamangan anak menuju pubertas belum selesai sudah masuk pada pubertas yang tidak kalah membingungkan bagi remaja. Pornografi dan pornoaksi menjadi menu harian anak dalam berbagai bentuk. Filter moral sudah banyak bergeser dan tergesek kemajuan zaman yang gagap direspons oleh pemangku kebijakan di negara ini. Masyarakat meraba-raba di dalam gelap dan menemukan jalan masing-masing dan tidak sedikit yang salah jalan dan sekarang saatnya memanen kegagalan beberapa saat yang lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar