Senin, 12 Mei 2014

Tuhan Engkau Sungguh Baik....

Hati-hati kuasa jahat menyesatkan ibadat kita. Saat berdoa dan khawatir kalau doanya tidak dikabulkan karena ritual kita tidak tepat, ada yang salah, ada yang kurang, dan itu menjadi pusat perhatian kita, hati-hati itu bukan Tuhan yang hadir namun setan yang sedang mengganggu kehidupan rohani kita.
Saat puasa, dan ada bisikan ayo berhenti saja, Tuhan tidak perlu usahamu yang menyiksamu, Tuhan kan baik, mosok minta kamu harus berlapar-lapar, setan hadir dan mengganggumu. Kamu puasa, dan hendak menghentikannya, karena memang kamu lapar dan tidak kuat lagi, kamu dibisiki kalau model puasamu seperti itu mana mau Tuhan dengar doamu.
Banyak paham mengenai doa dan rahmat yang beredar. Tuhan mengatakan carilah maka Aku akan memberikan kepadamu. Ayat ini membuat orang-orang yang percaya manusia tidak perlu berusaha menguatkan ayat ini sebagai pembenar, dan dimanfaatkan setan untuk merusak manusia sehingga tidak berdoa.
Berilah kami rezeki pada hari ini, ayat dalam Bapa Kami ini, menekankan kepada kita berusaha dan memohon dengan tekun dalam kehidupan kita sehari-hari. Rahmat Tuhan juga mengandaikan apa yang manusia kehendaki. Tuhan bukan “sosok” yang kejam dan memaksakan kehendak. Kalau Tuhan suka memaksakan kehendak, tentunya orang yang sedang main HP saat ibadat akan dihancurkan dan dirusak karena menyinggung Tuhan. Tuhan tidak demikian. Tuhan memberikan kebebasan sepenuh-penuhnya, bahkan kalau manusia memilih untuk menghindari-Nya sekalipun.
Kasih-Nya demikian besar dan kuasa. Manusia yang sombong, penuh dosa, menyangkal, dan mengingkari-Nyapun dipeluk-Nya, ditebus-Nya dan bahkan dengan Putera kesayangan-Nya
Tuhan membebaskan manusia dengan apa danya, jarang Dia  menampar bahkan orang yang lari dari pada-Nya, Dia tersenyum dan saat kita kembali untuk memohon bantuan saat terjatuh senyum-Nya masih sama....
Dia tidak akan berubah selama-lamanya...

Kasih-Nya tetap sama sekarang dan sepanjang masa.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar