Sabtu, 17 Mei 2014

Menikmati Hari dengan Suka Cita


Semua orang tentu ingin menikmati ahri-harinya dengan perasaan bahagia dan penuh semangat, vitalitas, kegembiraan, dan damai. Kunci mendapatkan perasaan-perasaan positif tersebut ada di hati Anda sendiri. Pemikiran yang menyatakan bahwa berita tidak mengenakkan, khabar buruk, sikap sesama atau saudara yang menjengkelkan bukanlah alasan untuk tidak memiliki hari yang indah. Hari yang luar biasa dan menyemangai, memberikan antusiasme besar ada di tangan kita masing-masing. Beberapa tips kecil untuk membuat hari indah dan menyenangkan:
*  Rasa syukur
Bangun tidur dapat menjadi tanda akan seperti apa hari yang menjelang. Ciptakan dan bawa  sukacita sejak pertama kali membuka mata. Ungkapkan rasa syukur dengan sepenuh hati, kalau bersyukur atas hari yang baru, luangkan waktu untuk merasakan dan menikmati karunia itu dengan sungguh-sungguh, menghirup udara pagi yang segar, merasakan terpaan angin pagi di muka dan badan. Tidak perlu mengkhawatirkan pekerjaan yang menjelang dan dead line  atau proyek-proyek yang mesti dikejar. Merasakan dan beryukur atas anugerah kesehatan dan keselamatan, dengan sepenuhnya. Melihat, memeriksa, dan menikmati dengan mata batin atas anugerah badan, kesehatan, keselamatan yang Tuhan anugerahkan. Ungkapan syukur dengan kesungguhan hati, bukan ritual suci menjalankan rutinitas setiap hari.

*  Nikmati keindahan
Pagi hari, tentu memiliki kesegaran dan keindahan yang selalu berganti. Sediakan waktu dan kesempatan untuk menikmati keindahan. Keindahan tidak mesti taman yang mewah atau hiburan yang mahal. Berjalan-jalan merasakan dengan hati dan mata batin. Rasa syukur di point pertama tadi, akan membawa perasaan berbeda ketika melihat lingkungan sekitar. Melihat rumput yang setiap hari, dengan dasar syukur dan perasaan keindahan akan memberikan inspirasi. Menikmati keindahan berarti  menghayati kehidupan di sini dan saat ini. Hidup yang berat dan hari yang buruk disebabkan manusia masih membawa peristiwa yang telah lampau dan mengambil apa yang masih jauh di depan. Biarkan tubuh menginjak tanah yang masih basah, dan badan merasakan kesegaran yang masih up to date itu.

*  Berikan cinta dan perhatian
Hati yang terbuka, berani berbagi dan memberi akan membesarkan hati dan menerima berkali lipat. Berikanlah cinta dan perhatian sekecil apapun itu. Sapaan ramah, hangat, dan spesial untuk masing-masing orang yang dekat dengan Anda merupakan pondasi indahnya hari yang akan disongsong. Memberi tidak perlu berpikir akan  tanggapan dan respons yang diterima. Apa yang sudah diberikan biar saja mengalir apa adanya. Apalagi kalau mendapatkan permenungan dari Kitab Suci dan dapat dibagikan, sekecil apapun itu.

*  Menjaga hati tetap bersih
Bagi orang yang sudah berkeluarga atau keluarga yang ada anak kecilnya, pagi hari merupakan waktu yang sibuk dan ramai. Membangunkan si kecil atau remaja yang tidak mudah bangun pagi, bisa merusak suasana. Apalagi bagi ibu-ibu yang bercita-cita jadi polwan tidak kesampaian. Membangunkan buah hati seperti mengejar maling, berteriak-teriak, sehingga tetangga satu kompleks mendengar dan menjadi hafal. Jangan biarkan hati Anda terkotori suasana lingkunga. Sebenarnya membaca koran atau menonton televisi, meskipun itu berita juga bisa merusak keindahan pagi hari. Berita-berita yang bernada negatif, tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan terserap dan mengendap di alam bawah sadar dan itu menjadi warna hari. Memiliki hati dan jiwa yang kuat, berarti mampu menangkal apa yang diberikan alam sekitar dengan warna kita sendiri. Kran keburukan tidak kita buka untuk memasuki hati kita.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar